Minggu, 03 Juni 2012

sepenggal kisah

Kisah ini bercerita tentang sepasang kekasih yang memiliki beda keyakinan dan berbeda pandangan masa depan.sang perempuan selalu yakin dengan keyakinannya dan gambaran masa depannya bahwa selalu ada sang lelaki.tetapi lain dengan sang lelaki yang terkadang meragukan keyakinan dan gambaran masa depannya dengan sang perempuan.
Sang lelaki terkadang mencoba mempengaruhi sang perempuan dengan keraguannya.ia terkadang berhasil meyakinkan sang perempuan dengan keraguannya.
Seperti pertanyaan-pertanyaan kecil  ‘apakah kita akan bahagia bersama?’
‘apakah kita akan selalu bersama?’
‘benarkah kita bersama?’
Pertanyaan itu selalu bisa dijawab dengan sang perempuan dengan penuh keyakinan.sang perempuan selalu berusaha dengan segala cara agar mengusir keraguan dari sang lelaki.walaupun ia tersakiti dengan keraguan sang lelaki,tetapi ia selalu memegang teguh atas keyakinannya.ia yakin di masa depannya nanti akan ada sang lelaki.bahwa sang lelaki memang untuknya.
Tetapi lama kelamaan waktu mulai menggrogoti keyakinan sang perempuan.pertanyaan-pertanyaan kecil itu mulai menjadi pertanyaan dominan di hati dan pikiran sang perempuan.
Disaat keraguan sang lelaki mulai berubah menjadi keyakinan akan sang perempuan,keadaan mulai berubah.keyakinan sang perempuan mulai habis oleh keraguan sang lelaki yang sekarang berubah menjadi keyakinan sang perempuan.sang perempuan memiliki keyakinan bahwa ia tidak seharusnya bersama sang lelaki.masa depannya tidaklah akan ada sang lelaki disana.
Keraguan itu menjadi boomerang untuk sang lelaki.ia mulai bertanya ‘mengapa ia ragu disaat ia harus yakin?’ ‘mengapa keraguan itu menjadi kerikil kecil yang selalu mengganggu keyakinannya?’ dan ‘mengapa ia harus yakin disaat keraguan itu menjadi mimpi buruknya?’
Semuanya sudahlah terlambat.dan waktu tidak memiliki kebaikan hati untuk memberinya kesempatan mengulang semuanya.berharap keraguan itu tidak pernah ada.berharap ia hanya memiliki keyakinan akan sang perempuan.
Ini hanyalah sepenggal kisah tentang sepasang kekasih yang tidak pernah menemukan jalan untuk mereka berdua di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar