Akhir-akhir ini saya mempunyai kecanduan baru.bukan..bukan kecanduan obat-obatan tetapi kecanduan bermain game.
Lebih tepatnya bermain DOTA (Defense Of The Ancient),untuk beberapa orang pasti tahu tentang ini.
Lebih tepatnya untuk sebagian cewek yang sering di tinggal cowoknya buat nge-game biasanya ga asing dengan nama ini (iya kita emang senasib kok -,-)
Awal mula nya saya bisa tertarik dengan game ini adalah tidak lain dan tidak bukan dari pacar tercinta.ketika pacar tercinta sering kali melupakan saya untuk waktu yang terbilang ga wajar hanya untuk bermain game.
Terlebih lagi ketika berkomunikasi pun topik nya ga jauh-jauh dari DOTA ini.
Akhirnya saya pun penasaran.dengan tekad yang membara bahwa saya akan mencandu game ini dan sedikit melupakan dia dengan harapan dia akan mencari saya seperti saya mencari dia ketika bermain game (sampai detik ini harapan saya belum terkabul dan seperti nya tidak akan terkabul) saya mulailah mencari tahu tentang DOTA ini.
Kebetulan sekali ada teman se-kampus yang sudah tidak bermain DOTA lagi yang saya sebut sebagai mantan pencandu.dia mau membantu saya menjajal dota ini.dari mulai memberikan aplikasi nya sampai bercerita tentang pengalaman nya selama menjadi pecandu.
Tetapi tetap saja saya buta tentang DOTA ini!!!
Akhirnya saya tanya ke si pacar.dan dengan singkat ,jelas dan padat ia menyuruh saya belajar langsung di DGI (DOTA Guide Indonesia).awalnya ia menyarankan untuk memakai balanar atau bloodseeker.karena ia ahli dalam menggunakan kedua nya sehingga lebih mudah buat dia untuk mengajarinya.tetapi karena kedua nya melee (hero jarak deket) saya kurang suka.sampai suatu ketika dia mengenalkan saya pada traxex the drow ranger.setelah di lihat dan di telaah (ejie) saya cukup tertarik dengan traxex ini.karena 1. Dia perempuan 2.dia pemanah.waah saya ngerasa ini mencerminkan saya banget (dari sisi mana!?!)
Dengan hanya berbekal ilmu pengetahuan dari DGI dan semangat untuk mencoba game baru saya coba terjun ke lapangan untuk bermain DOTA.dan kesimpulannya adalah TERNYATA MAIN DOTA TANPA GURU ITU SUSAH YA.ada beberapa alasan kenapa saya bilang susah,yaitu :
1. Saya harus selalu melihat catatan yang saya buat tentang build skill nya
2. Saya harus memahami teknik permainannya di early game,mid game dan late game
3. Saya harus pintar creeping (untuk yang satu ini cukup susah,karena walaupun saya sudah sering bermain saya masih belum jago nge-creep.time untuk last hit selalu ga tepat)
4. Saya harus menghapal item-item yang saya beli
5. Di tambah saya tetap harus mencari item yang harus saya beli,belum lagi di yang black market (saya bilang black market karena tempatnya tersembunyi di hutan)
6. Dan yang terakhir adalah saya belajar tanpa ada yang mengajari saya!!
Ini antara ngebet main atau sok-sokan ya…
Ditambah lagi sang pacar yang pernah bilang kalau sampai ada orang yang minum panadol karena stress bermain DOTA.waduhh makin penasaran deh sama nih game (mudah-mudahan ga sampai minum panadol juga karena ribet mikirin gimana cara main DOTA)
Hari pertama,main dua kali lalu udahan..
Hari kedua, main dua kali lalu udahan..
Hari ketiga, main empat kali lalu udahan..
Akhirnya lama-kelamaan suka dan jadi candu.saya penasaran untuk terus memaksimalkan traxex saya ini.saya terus mencoba kombinasi-kombinasi baru untuk skill build traxex.sampai dengan kombinasi item apa saja yang saya beli.dengan saran dari sang pacar akhirnya traxex saya menjadi cukup jago.hahahahaha
Memang sih saya belum pernah mencoba melawan orang tetapi seengganya track record saya bermain sendiri adalah membunuh 39 hero dalam satu game.hahahaha cukup membanggakan untuk saya.
Nb : di sarankan untuk cewek-cewek yang sering di tinggal pacarnya main game,cobalah game yang dia mainkan.siapa tahu kalian jadi suka juga dan bisa main berdua deh.seengganya kita bisa menemukan bahan omongan baru lagi kan buat si pacar… ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar